Taman Wisata Hutan Mangrove di Taman Wisata Alam Pantai Indah Kapuk (PIK)

Selalu ada....tawa riang dan kesedihan Menemani hidup di berbagai ruang Tapi inilah kehidupan kadang kita terbuai hanya dalam angan-angan Kadang kita tak siap dan mengharapnya menghilang.Tapi kita harus selalu yakin..Kesedihan juga yang mengajarkan Bagai mana kita merasa Bahagia .

Pondok Pesantren Darut Tauhid (Bandung)

Jangan berhenti berharap karena Allah lebih tahu saat yang tepat mengabulkan permintaanmu

Masjid Darut Tauhid (Bandung)

Hidup ini bagai perjalanan setiap hari semakin dekat dengan akhir perjalanan ini

Rabu, 18 Juni 2014

IKHLAS


Ikhlas itu menentukan diterima atau tidak diterimanya aktivitas kitaa sebagai ibadah, Karenanya pastikan ia senantiasa menyertai setiap aktivitas kita....

Ikhlas itu ....ketika nasehat, kritik dan bahkan fitnah, tidak mengendorkan amalmu dan tidak membuat semangatmu punah.

Ikhlas itu...ketika hasil tak sebanding usaha dan harapan, tak membuatmu menyesali amal dan tenggelam dalam kesedihan.

Ikhlas itu ....ketika niat baik disambut berbagai prasangka, kamu tetap berjalan tanpa berpaling muka.

Ikhlas itu.....ketika sepi dan ramai, sedikit atau banyak, menang atau kalah, kau tetap pada jalan yang lurus dan terus melangkah.

Ikhlas itu....Ketika ketersinggungan pribadi tak membuatmu keluar dari barisan dan merusak tatanan.

Ikhlas itu...ketika khilaf mendorongmu minta maaf, ketika salah mendorongmu berbenah, ketika ketinggalan mendorongmu mempercepat kecepatan.

Ikhlas itu...Ketika kebodohan orang lain terhadapmu, tidak kau balas dengan kebohonganmu terhadapnya,Ketika kedzaliman terhadapmu, tidak kau balas dengan kedzalimanmu terhadapnya.

Ikhlas itu....ketika kau busa menghadapi wajah ramah dengan senyum ramah, kau hadapi kata kasar dengan jiwa besar, ketika kau hadapi dusta dengan menjelaskan fakta.

Senin, 16 Juni 2014

Shalat khusyu Dengan Ilmu Tauhid

                                                               

Jakarta - Kita tahu bahwa salat itu wajib. Tapi harus kita akui bahwa salat khusyuk itu tidak mudah. Bahkan ada yang untuk khusyuk saja tidak terpikirkan, yang penting salat. Padahal Allah SWT memerintahkan kita salat pasti untuk kebahagiaan dan keselamatan kita.
Salat begitu penting sehingga disebut juga sebagai tiang agama. Artinya, jika salatnya rubuh, agamanya pasti rubuh. Salatnya tegak, maka agamanya tegak. Mengapa kita rajin shalat, tapi pengaruhnya kurang. Pasti ada yang harus kita perbaiki. Mengapa salat kita kurang khusyuk, mungkin nasehat Lukman kepada anaknya ini yang bisa kita renungkan sebagai salah satu kuncinya.

QS Lukman 13 & 17: "Dan ingatlah ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, “Wahai anakku! Janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar."



"Wahai anakku! Laksanakanlah salat dan suruhlah (manusia) berbuat yang makruf, dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perbuatan yang penting."

Nasehat perintah salat itu sesudah nasehat tauhid. Ketika orang sudah tahu kepada siapa ia salat, bagaimana hebatnya yang disembah; dahsyatnya kekuasaan yang disembah, maka bisa langsung berefek kepada kekhusyukan. Coba saja apabila kita akan menghadap seseorang. Misalkan ketika kita akan bertemu dengan seseorang yang hebat kekuasaannya, bisa melindungi, memberi dan mencukupi, pasti berbeda perlakuannya dibanding kita bertemu dengan orang yang biasa saja.

Maka salat khusyuk itu berkaitan dengan tauhid. Makin kenal kepada Allah SWT, makin yakin Allah SWT Maha Melihat; Allah Maha Mengetahui; Maha Tahu isi hati; Allah Maha Kuasa Menolong Melindungi; hanya Allah satu-satunya yang memberi; yang mencukupi; yang membela, maka dengan itu shalat akan lebih baik. Jadi bila ada yang bertanya mengapa salat kita belum khusyuk, karena boleh jadi penyebab utamanya kepada Allah kita belum begitu kenal.

Dalam QS Al Baqarah: 45, “Dan mohon pertolonganlah kepada Allah dengan sabar dan shalat. Dan shalat itu sungguh berat, kecuali bagi orang-rang yang khusyuk.”

Jadi, orang-orang yang khusyuk itu adalah orang-orang yang yakin kepada Allah. Bila ingin lebih khusyuk, juga mesti belajar ilmu Allah.

Pengertian Ekonomi

Pendahuluan
Ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikos yang berarti rumah tangga atau keluarga, sedangkan nomos berarti hukum, aturan, atau peraturan. Secara umum ekonomi diartikel sebagai manajemen rumah tangga atau aturan rumah tangga. Ekonomi merupakan ilmu sosial yang mempelajari kegiatan manusia yang berkaitan dengan konsumsi, distribusi, sampai produksi pada barang dan jasa.
Perkembangan ilmu ekonomi dimulai pada abad 18 yang pemikirannya diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik. Aliran ini dipelopori oleh John Adam Smith, seorang filsuf berkebangsaan Skotlandia yang terkenal melalui bukunya yang berjudul On Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations . Dan hingga kini walaupun ekonomi sulit untuk disimpulkan, ekonomi tetap digunakan untuk memahami, menganalisis dan memperkirakan fenomena di unia nyataseperti inflasi, perdagangan. internasional dan nilai tukar.
  
Definisi ekonomi
Ekonomi adalah salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Ekonomi diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Ada beberapa definisi menurut para ahli :
1.      Adam Smith
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan Negara.
2.      Abraham Maslow
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
3.      Menurut saya sendiri
Ekonomi adalah satu ilmu yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena dalam kehidupan sehari-hari ekonomi sangat kita perlukan contohnya saat kita melakukan transaksi jual-beli barang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ekonomi adalah sebagai pengukur tingkat kemajuan suatu Negara, apakah Negara tersebut ekonominya dapat berkembang dengan baik atau keadaan ekonominya semakin memburuk.

1.      Metodologi Ekonomi
Metodelogi sering disebut sebagai “The queen of social sciences”, Ekonimi itu ilmu yang mengkombinasikan antara ilmu matematika, statistik, dan teori ekonomi. Metode kuantitatif yaitu menggunakan uang sebagai alat tukar dalam masyarakat atau adanya suatu pergerakan atau pergerakan uang.

2.      Sistem Ekonomi
                System ekonomi berkaitan tentang cara kita mengatur perekonomian untuk kita sendiri dengan cara individu dengan tujuan untuk mencapai suatu kepuasan atau kemakmuran setelah menjalankan suatu mekanisme ekonomi, begitu juga Negara yang selalu berkaitan tentang kemakmuran dan kesahjetraan masyarakatnya dalam mengikuti mekanisme ekonomi di jaman yang berkembang ini. Keberhasilan suatu Negara dalam menjalankan mekanisme ekonomi selalu diukur dengan angka kemakmuran dan kesahjetraan masyarakat yang tinggal di Negara tersebut.

3.      Macam-macam system ekonomi
1.      Sitem ekonomi tradisional
Suatu system yang berkembang Dalam suatu masyarakat yang berkaitan dengan perkembangan adat atau kebiasaan yang berkembang pada suatu daerah. Pada masyarakat kota mungkin perkembangannya sangat pesat jika kita ingin berbelanja kita tidak perlu dating ke took atau swalayan karena sudah bisa menggunakan internet yang digunakan sebagai media pemesanan suatu produk yang dibutuhkan. Sedangakan pada masyarakat desa masih banyak yang berbelanja ke pasar atau warung sederhana untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan masih sangat terasa unsure kealamian suatu ekonomi tradisionalnya.
2.      Sistem ekonomi pasar
Suatu system yang berkembang didunia pemasaran yang dimulai dari memproduksi barang, disalurkan atau didistribusikan untuk sampai ke tangan konsumen. Dalam proses produksi suatu barang ada istilah ekonomi “mengeluarkan biaya sekecil mungkin untuk mendapatkan suatu laba yang sebesar-besarnya”.

4.      Permintaan dan penawaran
A.    Permintaan
Permintaan adalah suatu jumlah permintaan keseluruhan barang atau jasa yang akan dibeli oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan
Permintaan atas suatu barang bisa dipengarhui banyak factor, antara lain :
1.      Harga barang yang bersangkutan atau yang akan dibeli.
2.      Harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut.
3.      Pendapatan rata-rata setiap masyarakat.
4.      Jumlah penduduk
5.      Selera masyarakat
6.      Prediksi masyarakat tentang suatu barang tentang kondisi dimasa yang akan dating.
B.     Penawaran
Penawaran adalah suatu jumlah penawaran keseluruhan barang atau jasa yang akan dijual atau ditawarkan kepada konsumen untuk mendapatkan suatu laba.
      Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran
Permintaan suatu brang bisa dipengarhui banyak factor, antara lain :
1.      Harga barang yang dijual.
2.      Harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut.
3.      Biaya produksi.
4.      Teknologi.
5.      Prediksi harga dimasa dating.
6.      kebijakan pemerintah seperti pajak dan subsisidi.
5.      Harga keseimbangan
Proses terjadinya tawar menawar antara pembeli dan penjual untuk memperoleh suatu harga keseimbangan yang saling disepakati oleh pembeli dan penjual.

Sabtu, 14 Juni 2014

Tips Memilih Capres

Tips Memilih Calon Presiden Yang Tepat

Ditulis oleh: -
Tips Memilih Calon Presiden Yang Tepat - Sebentar lagi pemilu alias pemilihan umum untuk calon pemimpin-pemimpin kita termasuk calon Presiden. Masa kampanye pun udah dimulai dan seperti biasa mereka-mereka yang mencalonkan diri sebagai calon pemimpin kita itu memberikan sebuah "presentasi" tentang apa aja yang bakal mereka lakukan JIKA terpilih nanti. Tapi biasanya sih itu cuma jadi sekedar janji aja, entah kapan realisasinya. Inget!! Biasanya loh ya!
Emang sih, gak gampang buat mewujudkan apa yang dijanjikan oleh mereka. Apalagi rakyat di Indonesia itu maunya yang instant alias cepet. Kalo dalam beberapa bulan aja gak ada hasil, pasti udah dianggep gagal lah, omong doank, atau apalah. Padahal semuanya perlu proses dan waktu kan? Tapi pertanyaannya apakah mereka (para "pemimpin") sudah melakukan usaha untuk merealisasikannya? Nhaini yang jadi point penting! Jangan sampai deh kita salah pilih pemimpin yang cuma kasih janji manis doank tanpa ada niat untuk merealisasikannya alias PHP (Pemberi Harapan Palsu) atau apalah itu namanya. Khususnya untuk calon pemimpin (yang bisa dibilang) tertinggi di negara kita, yaitu Presiden.
Terus apa saja yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk memilih calon pemimpin khususnya presiden? Nah pada posting kali ini mimin bakal berbagi tips untuk memilih calon pemimpin yang tepat untuk kita berdasarkan opini mimin baik itu calon presiden maupun calon wakil rakyat lainnya. Yaa itung-itung cuma buat sekedar share aja lah, siapa tau bermanfaat buat para pemirsa pembaca. Oke, kita langsung aja ke TKP :D
Seorang pemimpin itu tanggung jawabnya besar loh, dan gak sembarang orang bisa jadi pemimpin yang baik. Nah salah satu kriteria pemimpin yang baik adalah bagaimana dia disiplin dalam berbagai hal. Tapi disiplin disini artinya luas loh, bukan cuma mencakup disiplin soal waktu aja. Disiplin dalam bertutur kata, dalam arti mampu menjaga perkataannya agar tidak menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain atau menjelek-jelekkan dan terus mencari kesalahan sekecil apapun dari pesaingnya (kecuali memang beneran salah ya). Ini penting karena mereka yang terus mencari kesalahan pesaingnya bisa mimin pastikan bahwa mereka itu gak sportif dan gak mau kalah dan sifat itu jelas gak baik bagi seorang pemimpin karena sudah pasti egonya sangat tinggi alias lebih mementingkan dirinya diatas orang lain.
Terus yang kedua adalah disiplin dalam pekerjaannya, dalam arti gak sering bolos waktu jam masuk kantor. Nah dalam hal ini yang menjadi sorotan mimin adalah para PNS yang sering mangkir sampai masuk berita itu. Kalau ada salah satu pemirsa yang tau atau kenal dengan orang yang sering bolos saat bekerja, sebaiknya jangan dipilih deh kalau dia mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Soalnya udah pasti orang yang seperti itu gak bisa memegang tanggung jawab dengan baik!
Dan yang ketiga adalah sikap tegas. Eits, tegas bukan berarti harus judes atau galak loh! Tegas disini artinya ya gak bertele-tele dan mengambil keputusan tanpa kompromi. Maksudnya, dia akan langsung mengambil tindakan seperti "ya atau tidak", "kerjakan atau tinggalkan". Ngerti kan maksud mimin? Iya semoga #eh. Kalau orang itu punya sifat tegas, sudah pasti dia juga disiplin. Karena sifat tegas itu mencerminkan kedisiplinan terhadap dirinya sendiri, disiplin terhadap peraturan dan keputusannya.
Kalau bisa ya kerjakan, kalau ada yang tidak beres ya perbaiki, kalau berbuat salah ya hukum, kalau tidak benar ya berarti salah #eh
Nah itulah beberapa poin penting dari seorang pemimpin versi mimin. Apa pemirsa punya poin tambahan atau poin yang berbeda? Ya itu sih haknya pemirsa :D. Intinya, pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu memimpin atau mengendalikan dirinya sendiri dengan baik. Karena hal yang besar dimulai dari hal yang kecil toh? Gimana mau mengendalikan orang banyak kalau mengendalikan dirinya aja gak becus? Misalnya sikap sok hebat, itu jelas tidak mencerminkan pengendalian diri yang baik. Apalagi sampai cari perkara macem-macem di social media #eh. Wah itu mah gak dewasa banget yaa #uhuk.
Gak usah memilih karena ikut-ikutan temen, tiap orang bebas memilih kok. Dan siapapun pemimpin yang kalian pilih, itu akan menjadi rahasia kalian sendiri. Jadi temen-temenmu gak bakal tau kecuali emang kamu kasih tau yaa. Meskipun kita gak menemukan sosok pemimpin ideal menurut kita, mimin sangat tidak menyarankan untuk golput meskipun itu juga sepenuhnya hak kalian para pemilih. Kenapa? Karena bisa aja orang malah banyak memilih pemimpin yang manis di janji aja seperti yang udah mimin sebut diatas. Emang pemirsa mau dipimpin sama orang yang begitu? Makanya setidaknya manfaatkanlah hak pilih pemirsa minimal untuk "mencegah" calon pemimpin yang gak beres untuk menjadi pemimpin kita. Karena satu suara aja bakal berpengaruh loh.
 
 
Dan Ane punya pesan untuk para calon (khususnya presiden) jika nantinya akan benar-benar menjadi pemimpin bagi Indonesia:
Tolong donk pak/bu/om/tante/ berfokus aja dengan kepentingan negara kita khususnya seluruh rakyat Indonesia. Lupakan dulu kepentingan-kepentingan partai karena pastinya akan mengganggu pikiran dan kinerja kalian. Bukannya menyarankan untuk bersikap "tidak tau balas budi", tapi itu demi menjaga ketulusan kalian (kalau memang benar-benar tulus). Karena kalau kalian masih saja terikat dengan kepentingan partai, itu artinya kalian hanyalah sebuah robot, dimana robot tidak punya inisiatif dalam mengambil keputusan terbaik. Dan itu artinya kalian tidak pantas untuk memimpin kami, RAKYAT INDONESIA. :)